Senin, 19 Desember 2011

Ngemil dan Tetap Ramping Selama Liburan



Hari libur biasanya dietpun ikut libur. Sebaiknya tetaplah waspada dengan kalori camilan yang banyak disediakan saat libur. Puding, kue, kacang, es krim belum lagi aneka makanan serba lezat. Nah, bagaimana cara menyiasatinya?

Menurut USAToday, rata-rata orang dewasa beratnya naik sekitar 6 kilogram selama liburan natal dan baru. Ada beberapa trik untuk 'menghapus' kalori selama liburan tentunya dengan olahraga yang tak terlalu berat, seperti berikut ini:

Cokelat batangan:
Per dua potong atau 100 gram chocolate bar mengandung 370 kalori. Siasati camilan ini dengan jalan cepat selama satu jam.

Snack kacang manis:
Dalam 50 g kacang manis mengandung 207 kalori. Lakukan aktivitas jalan kaki sejauh 1,5 km selama 15 menit untuk membuang kalori ini

Cookies dengan taburan gula:
Tiga keping cookies mengandung 530 kalori. Lakukan jalan cepat selama 50 menit.

Fruitcake:
Dalam satu iris fruitcake dengan berat 100 gram mengandung 276 kalori. Siasati dengan jalan-jalan di mal selama satu setengah jam.

Kue jahe:
Tiap dua keping ginger bread mengandung 330 kalori. Berjalanlah selama 1 jam sambil mendengarkan lagu-lagu favorit.

Eggnog
Satu cangkir eggnog ini mengandung 224 kalori. Lakukanlah pekerjaan rumah tangga selama 45 menit untuk membakar kalorinya.

Hot chocolate
Dalam satu cangkir dengan tambahan susu, mengandung 210 kalori. Bakar kalorinya dengan melakukan yoga selama 45 menit.

Minggu, 18 Desember 2011

6 Kesalahan yang Memperlambat Penurunan Berat Badan

img 

Jakarta - Walaupun Anda sudah beralih ke makanan sehat untuk mengurangi berat badan Anda, ternyata masih ada beberapa kesalahan yang sering Anda lakukan tanpa disadari. Susan Kleiner, RD yang merupakan penulis 'The Good Mood Diet and The Power Food Nutrition Plan', mengungkapkan kesalahan-kesalahan tersebut dan memberikan Anda saran untuk memperbaikinya.

Berikut ini penjelasan dari Kleiner soal kesalahan makanan yang memperlambat penurunan berat badan, seperti dikutip dari Fitbie:

1. Sumber Gula yang Tidak Anda Sadari

Hanya karena Anda tidak makan permen atau cupcakes, bukan berati Anda tidak mengkonsumsi banyak gula. Yoghrurt, smoothies, dan oatmeals walaupun terdengar sehat, tapi juga mengandung gula. Perlu diingat, saat berdiet, jumlah konsumsi gula Anda dibatasi sebanyak 22 gram atau 6 sendok teh. Alternatifnya, hitunglah gula dari makanan yang akan Anda konsumsi. Pilihlah oatmeal yang mengandung 8 gram gula, plain yogurt, maupun buah-buahan yang rata-rata memiliki 15 gram gula.

2. Tidak Mendapatkan Cukup Lemak

Kleiner mengatakan, "Banyak orang yang terfokus pada menghilangkan lemak sehingga mereka lebih memilih mengkonsumsi makanan fat free. Padahal kebutuhan kalori dari lemak yang dibutuhkan manusia adalah sekitar 20%-35%."

Jika kebutuhan kalori Anda kurang tecukupi, hal tersebut dapat mempengaruhi suasana hati Anda. Selain itu, hal tersebut juga bisa menyebabkan timbulnya rasa marah maupun kecemasan. Efek buruknya, Anda tidak merasa kenyang sehingga dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi. Cara mengatasinya adalah dengan makan sayuran yang dikukus seperti bayam, brokoli, wortel, kemudian mencampurkan sayuran tersebut dengan minyak zaitun maupun taburan kacang almon. Bisa juga dengan mengkonsumsi ikan tuna.

3. Hanya Mengonsumsi Putih telur

Banyak orang yang menghindari kuning telur karena bagian ini disinyalir dapat meningkatkan kadar kolesterol. Padahal penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kuning telur tidak menaikkan kadar kolesterol.

Kuning telur adalah salah satu sumber utama kolin, neurotransmitter yang paling berlimpah di dalam tubuh kita. Nutrisi ini penting bagi fungsi otak, hati syaraf, dan memori serta transmisi nutrisi antar sel. Selain itu, kuning telur mengandung sekitar 40% dari protein telur serta lutein, yang menjaga mata agar tetap sehat.

Sehingga Kleiner menyarankan Anda untuk mengkonsumsi kuning telur, terutama kaum wanita. Wanita harus mengkonsumsi 425 mg kolin per hari. 2 telur besar memiliki sekitar 250 mg kolin. Sumber lainnya terdapat pada hati ayam, ikan kod dan gandum.

4. Menunda Sarapan

Seringkali Anda bangun kesiangan sehingga memilih menunda sarapan setelah sampai kantor. Mungkin juga Anda telah bangun pagi, namun menunda sarapan. Hal ini merupakan sebuah kebiasaan buruk yang harus Anda tinggalkan.

Otak Anda bekerja dengan bantuan glukosa, sehingga ketika Anda menunda atau bahkan meninggalkan sarapan, maka kerja otak akan menurun dan meningkatkan risiko stres, terlebih ketika Anda harus menghadapi kemacetan. Sarapan meningkatkan metabolisme dalam tubuh sebesar 10%, sehingga kalori yang terbakar cukup banyak, begitu kata Kleiner.

Untuk mengatasi ini, siapkanlah makanan praktis untuk sarapan seperti misalnya sereal, maupun telur rebus dan susu. Anda juga bisa menyiapkan sandwich maupun smoothies pada hari untuk bekal Anda dalam perjalanan menuju kantor.

5. Melewatkan Snack Setelah Fitness

Kebanyakan orang memilih tidak makan setelah fitness. Mereka takut aktivitas tersebut akan terbuang percuma karena khawatir kalori yang dikonsumsi tidak sebanding dengan kalori yang dibakar.

Padahal makan snack setelah fitness cukup penting untuk mengisi nutrisi pada otot sehingga otot cepat pulih, serta mencegah makan berlebihan pada jam berikutnya. Kleiner menyarankan untuk meminum secangkir susu coklat, whey protein atau buah setelah Anda berolahraga. Susu mengandung banyak leucine dan asam amino yang baik untuk perbaikan dan pertumbuhan otot.

6. Makanan Olahan

Mengonsumsi makanan beku serta beberapa makanan olahan lain memang memudahkan Anda dalam menyajikan camilan. Namun perlu Anda ketahui, makanan ini tidak benar-benar padat gizi.

Kebanyakan makanan olahan mengandung sedikit anti oksidan dan serat, selain itu makanan jenis ini juga cenderung memiliki kadar natrium yang cukup tinggi. Sebaiknya Anda memasak sendiri camilan Anda yang berasal dari bahan-bahan alami, karena mereka mengandung cukup banyak kalium dan magnesium.

"Magnesium sangat berperan penting dalam metabolisme karbohidrat, sedangkan kalium berperan dalam mencegah kehilangan otot karena faktor usia," tutur Kleiner.

(eny/eny)

Sabtu, 01 Oktober 2011

Herbalife : Makanan sel untuk semua orang...



Siapa yang tak kenal dengan kedua icon sepak bola internasional di atas. Ya, tentu saja semua orang tahu kehebatan skill Lionel Messi di Barcelona dan David Beckham di LA Galaxy, dua icon sepak bola tersebut tak hanya memiliki skill yang mumpuni, tetapi juga di tunjang dengan kesehatan yang prima. Herbalife sebagai pelopor Nutrisi untuk perkembangan sel tubuh di dunia menjadi salah satu sponsor di kedua Club besar dunia tersebut. tak hanya sebatas sponsor namun nutrisi tersebut benar-benar di konsumsi oleh para pemain untuk daya tahan tubuh mereka. tapi jangan salah persepsi, produk Herbalife bukanlah doping, produk Herbalife tak lain hanyalah makanan biasa namun memiliki kandungan vitamin dan mineral yang seimbang di dalamnya agar keseimbangan antara makanan yang kita konsumsi dengan aktivitas yang kita lakukan di setiap harinya dapat disalurkan secara baik untuk regenerasi sel-sel dalam tubuh kita.

Mengapa regenerasi sel tubuh itu penting???

Dalam pelajaran biologi semasa SMA, kita telah mengetahui bahwa satuan unit dasar atau satuan terkecil dalam tubuh kita adalah sel. Sekurang-kurangnya, tubuh kita ini terbangun atas 100 triliun sel. Kumpulan sel dengan fungsi yang sama membentuk jaringan, sekumpulan jaringan yang sama membentuk organ tubuh kita.
Jadi, seluruh aktivitas dalam organ tubuh kita ini berawal dari sel. Dan untuk mempertahankan fungsinya, sel secara terus menerus tumbuh dan berkembang. Tahukah Anda bahwa setiap 16-24 jam, sel tubuh kita membelah diri dan memperbanyak dirinya?
 Lalu mengapa sel harus membelah diri dan memperbanyak dirinya?
  1. Untuk reproduksi
  2. Regenerasi sel-sel yang telah rusak/mati
  3. Untuk pertumbuhan dan perkembangan
Ada beberapa faktor yang dapat membuat sel menjadi lemah dan rusak:
  • ketidakseimbangan nutrisi
  • asidosis (suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam atau terlalu sedikit mengandung basa dan sering menyebabkan menurunnya pH darah)
  • kelebihan obat-obatan kimia
  • pengaruh radiasi (kemoterapi dan sinar UV)
  • tubuh tercemar logam
  • kurang olahraga
  • stress
  • kurang istirahat
  • tubuh terlalu banyak memperoleh pencemaran/polusi
  • konsumsi rokok dan alkohol
Jika sel mengalami gangguan, maka tentu saja akibatnya akan merambat pada gangguan fungsi jaringan dan organ tubuh. Itulah yang menyebabkan tubuh menjadi mudah terkena penyakit.
Solusinya?
  1. Memilih makanan yang bernutrisi, padat gizi dan alami
  2. Menghindari konsumsi makanan instan berlebihan
  3. Menghindari makanan yang terlalu banyak zat tambahan dan pengawet
  4. Menghindari rokok dan alkohol
  5. Olahraga teratur dan istirahat yang cukup
  6. Tidak terlalu banyak dan sering mengkonsumsi obat-obatan kimia
  7. Berusaha untuk tidak stress